Mungkin…

seringkali kita mendengar kata ‘mungkin’, baik itu sebuah kata yang berdiri sendiri atau yang merupakan imbuhan berupa ; memungkinkan, kemungkinan, dll

kata ‘mungkin’ mengandung banyak arti yang belum kita ketahui

mungkin ya atau mungkin tidak

‘mungkin’, merupakan sebuah kata yang tidak atau belum tentu akan terjadi sehingga membuat sejuta pertanyaan di benak kita tentang maksudnya

kata ‘mungkin’ terlalu ambivalen dan juga ambigu membuat kita merasa tidak yakin, membuat kita menerka-nerka mana jawaban yang benar

sebuah kata yang terlalu meragukan untuk digunakan dalam pernyataan

tetapi mengapa kita melakukannya ?

sebagian dari kita akan menjawab “…karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti…”

ya… memang sebuah alasan yang tepat, tapi apakah hanya itu ?

sebagian yang lain melakukannya karena tidak yakin akan pernyataannya sendiri

apakah tepat membuat sebuah pernyataan yang dirinya sendiri tidak yakin tentang apa yang diucapkannya ?

lawan bicara yang mendengar juga akan merasa tidak yakin juga karena hal itu

jadi, saat seseorang membuat pernyataan yang memiliki kata ‘mungkin’ hal itu hanyalah sebuah transfer ketidakyakinan dirinya kepada orang lain yang mendengar

terlalu bias

terlalu ambigu

terlalu melelahkan, ya.. karena seseorang yang menerka-nerka akan lelah akibat ketidakpastian yang dimilikinya

masihkah kita akan mengatakan ‘mungkin’ ?

mungkin saja…

ah rupanya akupun sama masih berkata demikian

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s