Nilai – Nilai dalam Diri

Nilai dalam diri adalah sesuatu yang saya yakini dan mempengaruhi tingkah laku saya dalam kehidupan sehari – hari. Saya menemukan banyak nilai – nilai yang ada di masyarakat melalui perjalanan hidup bersama mereka. Nilai – nilai tersebut bersifat subjektif, meskipun beberapa diantaranya bersifat universal. Dari beberapa nilai – nilai tersebut akhirnya saya menemukan tiga nilai yang paling mempengaruhi saya saat ini.

Nilai pertama yang saya miliki adalah pengetahuan dan keingintahuan. Rasa ingin tahu itu merupakan nilai yang saya pegang dengan erat karena kaitannya dengan ilmu pengetahuan. Sangat penting untuk memiliki rasa ingin tahu dalam diri kita, sebab hal itu merupakan modal untuk beradaptasi dalam kehidupan. Setiap saat kita selalu ingin tahu hal yang baru, hal tersebut berimbas pada kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang kita rasakan saat ini. Saya selalu ingin tahu dengan segala hal, oleh sebab itu saya tidak cepat puas terhadap ilmu yang sudah saya miliki saat ini dan ingin terus mendapatkan ilmu baru. Hal itu merupakan alasan untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi yakni memuaskan rasa ingin tahu saya pada bidang ilmu psikologi.

Nilai kedua yang saya miliki adalah rasa menghargai terhadap alam. Alam adalah tempat kita tinggal dan berinteraksi didalamnya. Hubungan yang baik dengan alam perlu tercipta agar terjalin rasa harmonis antara manusia dengan alam. Saya mulai menyadari pentingnya menghargai alam sedari di sekolah dasar. Saat itu saya mendapat mata pelajaran geografi yang membahas tentang hutan – hutan di bumi. Guru saya menerangkan bahwa alam tempat kita tinggal sudah banyak terjadi kerusakan yang penyebabnya adalah manusia sendiri. Sejak saat itu mulai tumbuh rasa menghargai saya terhadap alam dengan cara tidak merusak atau mengganggunya. Saya mulai terobsesi dengan alam ketika saya aktif di pecinta alam di SMA. Jika ada acara konservasi untuk memperbaiki alam yang mulai rusak saya berusaha untuk mengikutinya. Alam adalah bagian dari hidup manusia, jika alam telah rusak maka hidup manusia pula telah rusak itulah menurut saya.

Nilai ketiga yang saya miliki adalah waktu untuk berefleksi. Setelah melakukan suatu hal, perlu adanya instropeksi untuk mengevaluasi yang telah kita lakukan. Saya merupakan seseorang  yang selalu menganalisis apa yang telah dilakukan. Hal itu merupakan bahan pelajaran bagi saya di masa yang akan datang. Refleksi diri merupakan cerminan pribadi yang rendah hati karena dirinya siap menerima berbagai feedback. Saya akan gembira jika mendapat feedback dari apa yang telah saya lakukan. Tidak hanya feedback dari orang lain saja, saya sering menilai mengenai diri sendiri karena orang yang paling mengenal saya adalah diri saya sendiri.

Hal – hal diatas merupakan penjelasan mengenai nilai – nilai yang saya miliki. Berbagai nilai tersebut merupakan latar belakang saya dalam melakukan sesuatu. Nilai yang saya miliki terkadang berbenturan dengan realita yang ada, jika hal itu terjadi saya tetap menjunjung nilai – nilai yang saya yakini karena bagi saya nilai itu bersifat subjektif. Saya sadar bahwa seseorang perlu memiliki prinsip dalam hidup untuk menuntunnya menjalani kehidupan bermasyarakat. Prinsip tersebut dibentuk melalui nilai – nilai yang saya dapatkan melalui pengalaman – pengalamn empiris di masa lalu.

1 Comment

  1. Ping balik: Tips Tingkatkan Motivasi Dalam Diri | GilerKentang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s